Sulaman yang dipakai di pelaminan dan pakaian adat Minangkabau, kemudian sulaman atau bordir Tasikmalaya hingga sulaman beberapa daerah lain di Indonesia, secara tidak langsung terinspirasi atau mendapat pengaruh dari Tionghoa atau Cina. Sulaman Indonesia memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

1. Ragam hias menggunakan pola-pola yang bisa dijumpai pada barang-barang porselen, perak, keramik, pakaian jubah kekaisaran, dan sebagainya.

2. Ragam motif sulamannya antara lain ular naga, p’u-tzu atau burung kuang atau burung Phoenix, kiling atau lambang campuran seekor binatang yang bentuknya perpaduan badan rusa, ekor sapi, dahi serigala, dan ladam kuda dengan rambut dan sisik berwarna lima.

Selengkapnya di http://aspertina.org/berita/3/2012/april/ada-cina-di-bordir-tasikmalaya.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s