Aspertina – Pada 4 April 2012 ini, etnis Tionghoa yang masih memegang tradisi leluhurnya, akan merayakan hari raya Ceng Beng.

Hari raya Ceng Beng (artinya terang cerah gemilang), yaitu hari suci untuk mengunjungi atau berziarah dan bersembahyang di makam orang tua atau leluhur yang sudah meninggal (Thiong Ting).

Ceng Beng sering disebut juga “Tahun baru orang mati”. Pada waktu Ceng Beng, biasanya sanak saudara, keluarga yang sudah meninggal akan melakukan sembahyang di depan meja abu atau di makam leluhur atau orangtua.

Sebelum berziarah dan bersembahyang di makam tersebut,  biasanya makam dibersihkan terlebih dahulu dan diberikan kertas sembahyang berwarna kuning, seperti yang terlihat beberapa hari sebelum perayaan ini di sebuah pemakaman Tionghoa di Tangerang bernama Tanah Gocap.

Selengkapnya di http://aspertina.org/2/catatan-publik/2012/april/ceng-beng-(ching-ming).html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s